Kala pertama kali kita berjumpa, hati ini telah memintamu untuk mengetuknya. Entahlah, aku tidak mengerti dengan hati ini, padahal setelah sekian lama pintu ini tertutup, dan berjanji tidak akan menerima cinta dari siapapun. Ka…
Selengkapnya »Dulu aku pernah bersinar, memerah jingga seperti senja. Cukup indah memang masa itu, tapi setelahnya, gelap malam penuh kalut menelanku. Hanya karena aku salah melangkah, aku tergelincir ke dasar, hilang dan tenggelam, digulung …
Selengkapnya »Andaikan, rencana ini sudah aku rancang sedari dulu, sedari aku masih duduk di bangku SMK kelas satu, saat aku masih hidup bersama orang tuaku. Andaikan, dulu aku sudah bertekad untuk ini semua, menentukan satu tujuanku yang aku…
Selengkapnya »Ini tentang diriku yang hilang, menunggu dan berharap, rela menempatkan diri di ambang bimbang. Dilema ini membuatku gundah akan pilihan salah atau benar, baik dan buruk. Jujur aku tidak bermaksud berkhianat, tapi apa dayanya su…
Selengkapnya »Seperti binatang liar di dalam kandang, yang merindukan alam bebas. Walaupun sudah diberi makan yang cukup, dan dirawat dengan baik, tapi masih belum bisa menghilangkan kegundahannya. Masih tetap sama, binatang liar itu merindu…
Selengkapnya »Aku berjalan ke selatan, "Selamat malam," kataku sambil menunduk. Dengan langkah gontai terhuyung menuntun langkahku satu persatu. Hanya lampu - lampu ini menyala untuku, dengan pandangan kabur terkena cahaya. Sejen…
Selengkapnya »
Social Plugin